Instalasi perpipaan air bersih yang tepat sangat krusial untuk mencegah kebocoran dan menjaga kualitas air. Pemilihan material (PVC untuk air dingin, PPR untuk air panas atau tekanan tinggi) menentukan metode penyambungannya.

1. Pekerjaan Persiapan

  • Shop Drawing dan Marking: Jalur pipa harus ditandai (*marking*) sesuai gambar kerja, dikoordinasikan dengan jalur utilitas lain (ME, *drainage*).
  • Galian/Dinding: Untuk pipa tanam (di dalam tanah), galian harus cukup dalam (minimal 50 cm) dan bebas dari batu atau benda tajam. Untuk pipa vertikal atau horizontal di permukaan, disiapkan gantungan atau klem.

2. Metode Penyambungan Pipa

A. Pipa PVC (Polyvinyl Chloride)

Digunakan untuk saluran air dingin bertekanan rendah hingga sedang (Kelas AW).

  1. Ujung pipa yang akan disambung harus dibersihkan dengan ampelas.
  2. Aplikasikan lem PVC yang kuat secara merata pada kedua permukaan sambungan.
  3. Segera sambungkan pipa dan *fitting* (knee, tee, valve) dengan cepat dan pastikan sambungan rapat.

B. Pipa PPR (Polypropylene Random)

Digunakan untuk air panas atau tekanan tinggi (PN 10 hingga PN 20). Penyambungan menggunakan metode pemanasan (fusi termal).

  1. Pipa dan *fitting* dipanaskan menggunakan mesin pemanas khusus (*polypropylene welding machine*) pada suhu tertentu.
  2. Segera setelah mencapai suhu fusi, pipa dan *fitting* disatukan dengan tekanan yang konstan. Proses ini menghasilkan sambungan homogen yang anti bocor dan sekuat material pipa itu sendiri.

3. Tahap Akhir dan Pengujian

Setelah instalasi selesai, wajib dilakukan *Test Commissioning*. Pengujian tekanan air (hydrostatic test) dilakukan untuk memastikan seluruh jaringan pipa, termasuk sambungan dan aksesoris (katup, kran), bebas dari kebocoran sebelum ditutup atau digunakan.